Daerah  

Gubernur Bengkulu, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan

Azizul Fikri
Pembangunan Infrastruktur
Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah: Fokus utama tahun 2024 adalah pembangunan infrastruktur, jalan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau sebagai Proyek Strategis Nasional
Tokoh Komputer Bengkulu

SorotBengkulu – Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, menegaskan komitmennya terhadap kebijakan nasional dan regional di Provinsi Bengkulu. Fokus utama tahun 2024 adalah pembangunan infrastruktur,  jalan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan optimisme terhadap kelanjutan pembangunan pada tahun mendatang.

Pentingnya keselarasan kebijakan strategi muncul dalam isu stagnasi pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno. Gubernur menyoroti integrasi bandara dengan infrastruktur lainnya sebagai kunci untuk memberikan manfaat maksimal, terutama dalam konteks global.

“Tentunya, pembangunan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk pengembangan infrastruktur dengan mempertimbangkan aspek ekonomis,” ungkap Gubernur Rohidin.

Gubernur juga mengungkapkan kekhawatiran terkait stagnasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) akibat hambatan regulasi. Meskipun energi panas bumi memiliki potensi, regulasi menjadi tantangan yang perlu diatasi oleh pemerintah.

Baca:  Teror Penembakan, LAIN NOVEL LAIN RAHIMAN

“Dalam konteks lingkungan, InsyaAllah tahun depan kita sudah mendapatkan kompensasi lantaran Provinsi Bengkulu memiliki peran penting dalam menurunkan emisi karbon dengan keberadaan hutan yang dimiliki,” sambung Gubernur Rohidin.

Dalam perspektif politik, Gubernur menyadari jadwal padat dengan Pemilu dan Pilkada serentak. Namun, ia mengajak semua pihak untuk mendukung partisipasi publik dalam menentukan arah pembangunan daerah.

pembangunan daerah
Gubernur Bengkulu: Mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan terhadap partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Gubernur Rohidin menyoroti peran penting Provinsi Bengkulu dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dengan memiliki 42% luas provinsi sebagai hutan. Kompensasi yang diharapkan menjadi dorongan untuk pelestarian hutan dan penanganan isu perubahan iklim.

Perhatian khusus juga diberikan pada Major Project di Pulau Enggano, dengan kunjungan ke pulau tersebut pada Januari 2024 untuk memastikan keberlanjutan proyek. Gubernur menegaskan pentingnya pembangunan merata dan berkelanjutan di berbagai pulau dan wilayah provinsi.

Baca:  Pariwisata Bengkulu: Penjualan Oleh-oleh Khas Melonjak 50% Selama Libur NATARU

Dalam mengakhiri pernyataannya, Gubernur Rohidin mengajak masyarakat Bengkulu merayakan pergantian tahun dengan sederhana dan bersatu dalam mendukung visi dan misi pembangunan provinsi. Harapannya agar Bengkulu terus maju dan berkembang di tahun-tahun mendatang.

Gege Interior Bengkulu